<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/10650940?origin\x3dhttp://funkyliciouslyana.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
Photobucket
Hello.Liyana binte Abdul Samad.Temasek Poly.18 years young.15 Aug 1990.<3


What say you?







Bituwin - template
Dementee - image

Words from Before It's Too Late by Goo Goo Dolls.

Tuesday, October 06, 2009
menegakkan kebenaran

Assalamualaikum.

Sekadar luahan hati sahaja.
Sesungguhnya, manusia tidak berhak menghukum seseorang itu, hanya untuk kepuasan diri sendiri. Dengan mengaibkan orang, jalan penyelesaian tidak mungkin akan tercapai. Ingat, dosa besar kalau kita memfitnah orang yang tidak bersalah. Lambat-laun, kebenaran itu akan terbukti juga. Berserah sahaja kepada Allah dan berdoa agar mereka-mereka semua melihat kebenarannya. Seseorang hamba Allah berpesan, "Apa yang kita tidak melihat dengan mata sendiri, jangan sesekali mempercayai khabar itu sebulat-bulatnya."

Kalau pun berita yang kita terima mengenai keburukan itu telah dipastikan benar, Islam menganjurkan agar sebaiknya kita tidak menyebarkan keburukan itu kepada orang lain, kecuali jika ada keperluan yang besar. Jika kita tahu keburukan seseorang, hendaklah kita bantu membaikinya dan menutupi keaibannya dari orang lain.

Kalau kita dengar seseorang tu telah menyebarkan sesuatu yang buruk mengenai kita, jaganlah kita terus marah dan melenting. Sekali lagi, hendaklah kita pastikan dahulu kebenaran berita tu. Jika telah dipastikan, cuba tanyakan dahulu penjelasannya. seseorang yang telah melakukan kesalahan ke atas kita, kadangkala bukan kerna dia berniat jahat, tapi kerana kesilapan dan kelemahan diri. Kalau kita cakap baik-baik dan beri penjelasan, mungkin ia akan sedar dan minta maaf.

dipetik dari: http://hanifiyah.multiply.com/journal/item/394/Kemusykilan_Agama_-_Mengenai_perbuatan_memfitnah

A Hadith has already been mentioned (No. 15). It warns us against suspicions about other Muslims as this involves telling lies about them, which is strictly forbidden. This is the reason why it is referred to as the worst of false tales. We also learn from this Hadith that the orders and punishments of Shari`ah are enforced on certainty, not on speculations and conjectures.

dipetik dari:http://www.witness-pioneer.org/vil/hadeeth/riyad/17/chap272.htm

buat renungan masing-masing...

Wassalam.